Thursday, 22 December 2011

Asam dan Basa


A.    Teori asam basa
•    Teori Arhenius
Asam  Zat yang melepaskan ion hiodrogen (H+) dalam larutan.
Contohnya : HCl
Basa  zat yang dapat melepaskan ion hidroksida (OH-) dalam larutan.
Contoh : NaOH
•    Teori Bronsted-Lowry
Asam : Donor proton
Basa : Akseptor Proton
Contoh : HCl     +    H2O        H3O + Cl-
      (donor proton)    (akseptor proton)
•    Teori Lewis
Asam  Zat-zat yang dapat menerima pasangan elektron bebas
Contoh : BF3 , Fe3+, Al3+
Basa  zat yang dapat memberi pasangan electron bebas.
Contoh : NH3, Etilendiamina, F-, Cl-
B.    Tetapan Kesetimbangan Pengionan Asam Basa



lewis
              bronsted lowry
              arhenius





•     Semakin besar nilai tetapan pengionan asam.
(Ka)  suatu zat akan semakin bersifat asam. Semakin besar Kb  semakin bersifat basa
•    pKa adalah nilai dari –log Ka
pKb adalah nilai dari log Kb
 (Ka/Ca)1/2

•    Contoh asam kuat ( 1)    : HCl, HNO3, H2SO4,HclO4,
Contoh Asam lemah (0<<1)    : CH3COOH, HF, HCN, H2SO4, dan H3PO4.
Contoh Basa kuat ( 1)    : NaOH
Contoh Basa lemah (0<<1)    : NH4OH

 (Kb/Cb)1/2
   
Roki mirza.
C.    Konsentrasi ion H+ dan Ph
•    pH Asam kuat dan basa kuat
Asam kuat : [H+] = Ca dan pH = pCa
Basa kuat : [OH-] =Cb dan pOH = pCb   pH = pKw-pCb
pH Asam Lemah dan Basa Lemah


1[H+] = (KaxCa)1/2 & [OH-] = (KbxCb)1/2
•    pH Larutan Garam
1.    Garam dari asam kuat dan bsa kuat
Contoh : NaCl, NaNO3, dan KCl
pH = 7  Netral (berapapun Konsentrasinya)
2.    Garam dari asam lemah dan basa kuat.
[OH-] = (Kw x Cg/Ka)1/2
3.    Garam dari asam kuat dan basa lemah
[H+] = (Kw x Cg/Kb)1/2
4.    Garam dari asam lemah dan basa lemah
[H+] = (Kw x Ka/Kb)1/2
roki mirza
D.    Indikator asam basa
Zat yang dapat berubah warna bila pH larutan berubah . namun diluar kisaran trayek pHnya indikator tsb tidak tampak berubah.
Roki mirza.
E.    Campuran penahan ( Bufferr )
    Campuran yang dapat menahan pH suatu larutan meskipun ditambahkan asam kuat ataupun basa kuat.
1.    Buffer asam terbentuk dari asam lemah dan garamnya
[H+] = Ka x Ca/Cg
                       2. Buffer basa terbentuk dari basa lemah dan garamnya.
[OH-] = Kb x Cb/Cg

F.    Daya tahan campuran penahan
    Jumlah Mol asam kuat atau basa kuat yang harus ditambahkan kedalam satu liter campurran penahan agar terjadi perubahan pH sebesar satu satuan
•    Daya tahan akan maksimum bila Ca/Cg = 1 atau pH=pKa untuk bufer asam, dan Cb/Cg=1 atau pOH=pKb untuk buffer basa.
•    Daya tahan akan meningkatnya Ca, Cb, dan  Cg.

No comments:

Post a Comment